Bukankah tak boleh menarik kata-kata yang pernah keluar dari lisan sendiri???
(renungan untuk para pendigdaya, para pengemban amanah umat)
MUUI 2010 ??? Apa itu???
1. JALAN SEHAT Keliling UGM
2. Donor darah dan Medical check Up
3. Science Exhibition…….
KIDS Only : “Menggambar dan Mewarnai”
syarat dan ketentuan :
Biaya Pendaftaran Rp 10.000,00
1. Menggambar :
usia 8-12th, tema “Sketsa dan Warna Indonesiaku”, Pendaftaran @BEM KM FMIPA UGM, tggl : 13-23Juli 2010 pkl 09.00-15.00
membawa crayon.pensil warna dan meja lipat sendiri
2. Mewarnai :usia 5-7th, gambar disediakan oleh panitia, Pendaftaran @BEM KM FMIPA UGM, tggl : 13-23Juli 2010 pkl 09.00-15.00
membawa crayon.pensil warna dan meja lipat sendiri
==Lomba ini memperebutkan Tropi Gubernur===
So, sgra daftar ya…. ^^
banyak hadiah, banyak hiburan, dan lainnya….
inget!!! GRATIS MINUM SUSU, untuk 500 pengunjung pertama... :)
![]()
presented by : Panitia MUUI, BEM KM FMIPA UGM
Scientica Mini edisi Maba
Inilah, buletin scientica edisi Maba 1.....
mohon kritik dan saran ya....


terima kasih.........
TAHUKAH ENGKAU, SAHABAT.....
Tulisan ini ku tulis untuk sahabat-sahabat seperjuanganku, seperjuangan dakwah, seperjuangan menuntut ilmu, seperjuangan mencari kebenaran hakiki. Seperjuangan menuju kebaikan illahi.
Kawan, taukah engkau, kita dipertemukan bersama saat ini adalah takdir Allah. Engkau, aku, kita, adalah orang-orang yang dipercaya untuk menanggung amanah ini. Apakah engkau merasa ini sangat berat??? Seberat menahan gunung atau langitkah??? Jika jawaban kalian ya, maka selama ini, niat kita perlu diluruskan.
Teman, taukah engkau, di dalam keluarga baru kita ini, kita harus bekerja bersama-sama, membangun persahabatan erat, tali yang erat, kekuatan yang hebat, tapi, sebelumnya, aku tanya, apakah benar, hati kita semua sudah menyatu dalam ikatanNya??? Benarkah kita sudah mengenal satu sama lain??? Ingat, kenal tak hanya sekadar nama, identitas saja, melainkan perkenalan yang lebih, lebih dari itu, yang tak semua orang bisa mendapatkan perlakuan “istimewa” kita.
Sahabat, taukah engkau, ketika kita dalam keadaan bersama, berkumpul, pernahkah kita mengingat saudara kita yang mungkin tak datang??? Kenapa gerangan??? Ada masalah apa??? Lalu, ketika yang datang dengan muka yang tak secerah biasanya, pernahkah kau berbicara dari hati ke hati padanya??? Pernahkah membuatnya tersenyum lega???
Kawanku, kita tak hanya melaksanakan tugas, amanah, misi kita saja, tapi kita adalah keluarga. Tak inginkah engkau menjadi kawan terdekat setiap anggota keluarga??? Yang tak hanya sebgai sahabat, tapi sebagai kakak, adik, juga orang tua. Engkau yang bisa membuat yang lain tertawa bahagia, ikhlas, engkau yang bisa membuatnya menangis, karena tlah mempu meluapkan kegerahannya, engkau, yang membuatnya nyaman, ketika merasa ketakutan. Engkau yang selalu menemaninya, dikala sendirian.
Temanku, betapa aku membayangkan, seandainya kita dipertemukan dari kecil, pastilah kita kan mampu memahami satu sama lain. Apakah karena pertemuan yang pendek ini, kau jadikan ini sebagai pembatas???
Sahabatku, perbedaan prinsip, atau mungkin ketidakcocokan pastilah ada di setiap insan Allah. Tapi, ketika semuanya sudah terbentengi dengan rasa ikhlas, sujud syukur, pasrah, karena Allah, engkau tak kan pernah merasakan bahwa ini adalah penghalang yang tinggi.
Duhai kawan, keluarga kita saat ini memanglah tak banyak, dan tak sebanyak keluarga yang lain, tapi ini bukanlah penghalang sahabatku. Inilah kekuatan kita, Allah hanya mempercayakan amanah yang langka ini kepada orang-orang yang langka pula. Engkau adalah pilihanNya, engkau adalah pasukanNya, tuk menegakkan AgamaNya. Tak perlulah, khawatir akan kuantitas kita, tapi, percayalah pada kualitas kita, tingkatkan kualitas kita, Allah berada di dekat kita, siap membantu dengan para malaikatNya. Tak usah takut, dengan kekuatan ini, kita pasti bisa menegakkan agama Allah dengan sebenar-benarnya, insyaAllah.
Duhai Teman, ingatkah dengan amanah kita??? Kita sudah punya adik baru. Ini adalah tanggung jawab kita, membuatkan keluarga baru untuknya. Akankah kita tetap akan seperti ini??? Mari tunjukkan kesolidan dan kedewasaan kalian, bukankah keluarga kita sudah sepatutnya mandiri??? Biarlah hal yang tlah lalu, cukuplah menjadi koreksi. Mari kita bangkit bersama,sahabat. Mari, kita sambut adik-adik baru kita dengan rengkuhan kasih sayang. Jangan kecewakan mereka. Berikan yang terbaik kepada mereka. Jangan biarkan bibit unggul yang disediakanNya, terhempas begitu saja. Kuatkan mereka, jadikan cahaya terindah generasi penerus mendatang. Sambut mereka dengan senyuman terindahmu. J
Alhamdulillah,akhirnya tulisan ini mampu kutuliskan dengan segenap jiwa, hanya untukmu sahabatku. Dengan sedikit kemirisan, kesedihan, keterhauan, kepercayaan, dan keyakinan, semua ini mampu kucurahkan dengan perasaan lega. Semoga sedikit tulisan ini, bisa bermanfaat, bagi teman- teman. Afwan wa syukron ^^
_yang merindukan keluarga indahbersama kalian_ T.T
090210/1910
_alone with luph_
Tak Sekadar Mahasiswa
Tak Sekadar Mahasiswa
Apakah bisa dibilang dengan kegagalan mahasiswa??
Memang sangatlah miris mendengar banyak sekali “wacana” tentang mahasiswa baru-baru ini. Apalagi internal kampus. Terlebih, suatu hal yang seharusnya tak perlu muncul di kalangan umum, tiba-tiba harus mencuat hingga ke wilayah nusantara.
Apakah lebel “activis” itu dipertanyakan???
Kenapa?? Memalukankah??? Mengerikan??? Terlalu tinggi??? Atau bahkan bukan jamannya lagi???
Memang ada resiko ketika seseorang memutuskan untuk tak hanya sekadar memilih “Study Oriented’ (SO). Tak hanya untuk menjadi seorang aktivis kampus, tetapi juga mencoba berwirausaha. Kadang ketika memilih jalan yang berbeda, akan ada konsekwensi di dalamnya yang harus benar-benar kita tentukan sendiri. Kenapa tidak?? Karena hanya diri kita sendirilah yang mampu menentukan jalan hidup kita kelak nanti.
Bagi sebagian kalangan menjadi aktivis adalah suatu kebanggaan yang tak ternilai harganya, dengan berbagai alasan tersendiri. Namun, pada hakikatnya seorang yang “berani “mengambil jalan “hebat” ini, akan mampu mendapatkan hal berbeda yang tak semua orang bisa mendapatkannya.
Memanglah ini adalah jalan “hebat”, karena ditempat inilah sesosok mahasiswa kan diuji, diberi tantangan, dengan berbagai hambatan yang ada. Banyak hal yang perlu dikorbankan. Mulai dari waktunya, tenaga, hingga pikirannya. Sehingga tak jarang banyak mahasiswa yang mengeluh karenanya, ntah karena tak dapat membagi waktunya dengan baik, atau kelelahan fisik karena banyaknya aktifitas di luar jalur akademik. dan bagi mahasiswa seperti inilah hal yang mampu ditempatkan di posisi “hebat”,ketika ia mampu melewati rintangan yang bertubi-tubi itu dengan mulus, artinya tanpa mengurangi nilai akademis perkuliahan mereka.
Ironis, sungguh, ketika ternyata, hal yang terjadi adalah sebaliknya. Mungkin ini bukanlah hal yang diinginkah oleh mahasiswa, tapi, akibat dari ketidakdisiplinannya dalam memenej waktu, aktivitas perkuliahan di bidang akademis pun, sering tertinggalkan begitu saja. Sebenarnya bukan alasan, karena kegiatan ini itu, asalkan pemenejan waktu yang bagus, harusnya, kuliah pun bisa lebih bagus, karena itulah konsekwensinya.
Pilhan berada di luar akademisi, adalah pilihan yang hebat dan luar biasa. Tak hanya ilmu di bangku perkuliahan dosen, tapi lebih dari itu. softskill, kemampuan kita berinteraksi dan berkomunikasi kita dijajal untuk bisa lebih. Relasi kita akan bertambah, tingkat kepekaan sosial meningkat, baik itu dari hal-hal kecil di sekitar kita ataupun di dunia pemerintahan pusat, hingga di belahan dunia.
Tak ada yang tak mungkin. Di luar sana banyak mahasiswa mumpuni lulusan “aktivis”, yang berhasil memboyong gelar “coumloud” dan “sukses” berkarya. Itu semua tak lepas dari kerja keras dalam berbagai hal. Memenej waktu,menyeimbangkan antara belajar dan berorganisasi. Mempersiapkan keduanya dengan sukses, karena ingat tujuan awal masuk universitas, yaitu “belajar”.
Banyak rahasia, untuk menjadi sukses, begitu juga untuk mahasiswa sukses. Kembalilah dari niatan awal kita. Ingat tujuan awal, untuk belajarkah,bermainkah,pengalamankah,kredibilitaskah, atau ketenarankah?? Semuanya tergantung dari masing-masing pihak. Ingatlah, niat yang terbaik adalah “lillahi ta’ala”....... ^^
Sahabatku, aktivis, adalah amanah. Amanah yang menunggu kita, amanah yang akan dipertanyakan dan dipertanggungjawabkan di kemudian hari. Akankah, kita menyia-nyiakannya???
Masa depan dunia dan negara ini ada pada pundak kita. Akan kemanakah kita?? Masihkah ingin berhenti?? Atau diam seribu bahasa??? Atau kah mulai melangkah dari sekarang?? Pilihlah, dengan hati nurani terbaikmu. Innallaha ma’anna...
_alone with luph_
@kos BBS,mid night
300110/2245
Hari yang Aneh
KEANEHAN @ BEM, THIS DAY
Hari yang aneh di bem hari ini. Sangat-sangat kacau. Entah kenapa, mungkinkah karena mereka stress sehabis ujian tengah semester ataukah stress, sebentar lagi akan mulai dengan aktivitas baru dengan berbagai kegiatan di bem yang baru. Huh... aneh...
Sehabis Dauroh Marhalah kemarin, banyak sekali yang bercerita tentang pengalaman mereka, mulai dari yang ngantuk , karena 1 hari mpe malam, materi terus, ada pula, yang merasa kecapekan, ngantuk, karena harus dua malam bergadang, juga ada lagi yang menceritakan outbond yang seru, hingga ada yang hp-nya eror, gara-gara menyelam di air, sungguh, hari ini, sangat aneh, semua pengalaman mereka menyatu di bem hari ini.
Tak ayal pula, ketika, pagi ini, ada pelantikan anggota KPRM (komisi pemilihan raya mahasiswa) KM FMIPA, sang ketua bem, mendapat banyak masalah, dari dimarahi bu bendum bem, hingga staf. Aneh... tak biasanya. Aneh lagi, hari ini, memang ke eroran ketua bem, baru pertama kali pinjam motor tiger ke kampus, eh, kunci motornya hilang.... hmmm, jadi tempat bercandaan lagi, ternyata, ketua bem mipa, bisa naik motor tiger ya.... hehehe, pizz ^^
Lalu, ada kejadian lagi, salah satu staf PSDM, takut ketemu dengan Kadeptnya, alias kakaknya, gara-gara, takut diberi tugas lebih banyak, cz, malam ini, sang kadept akan berangkat berlibur ke bali selama lima hari kedepan. Gara-gara itu, saya terancam,bakal kelaparan, cz,teman saya, staf yang satu ini, langsung berbalik arah ketika baru memasuki kantin, dan melihat kadeptnya, oh tidak, untung saja, kadeptnya segera pergi.
Kejadian at bem lagi, dengan ketua bem lagi, antara ketua bem dan bendum, ada miskom, saling menunggu, tapi, sama-sama gak ontime, jadi acak-acakan deh, yang satu marah, yang satunya lagi marah. Alhamdulillah, saling pengertian, jadi, gak sampai terjadi PD 3 deh.. hehehe ^^
Lalu, sore hari at bem lagi, anak-anak kumpul, dari ketua bem, teman-teman 08, ass.sekre,kadiv opmed dan kajian, dan disusul lainnya. Ntah kenapa, sore itu, benarbenar menjadi aneh, tak seperti biasanya mreka membicara kegiatan-kegiatan atau kuliah, atau politik, hari ini, sore ini, mereka berbicara yang lain, layaknya orang dewasa. Aneh bukan??? (pasti tau makasudnya...). diawali dengan prolog dari staf advokasi 08, dengan pernyataan dan pertanyaan yang aneh, mau tau, apa yang beliau sampaikan,,, “kira-kira besok, mending punya anak dua atau tiga”??? langsung saja semuanya tertawa geli, tapi, banyak yang menimpali dengan berbagai pernyataan-pernyataan yang aneh. Lalu, disambung dengan pertanyaan tentang poligami, huh, sontak sajalah semua putri menjawab “NO”. Mulai dari alasan pembagian warisan yang akan ribet, sampai, membahas, permasalahan, putri itu modalnya cinta, putra modalnya uang. Mudengkah teman-teman??? Dah, saya gak mudeng sama sekali.
Terus mulai deh, dengan ketua bem, yang setia mengingatkan, anak-anak putri bem, “hai kalian, para wanita, jika suatu saat kalian dilamar oleh seorang laki-laki yang baik agamanya, baik akhlaknya, baik, baik kesehatan, dan keturunannya, maka janganlah sekali-kali kalian menolaknya”. Lalu, menyaut deh, sebuah celetukan, “tapi mas, kalo mukanya gak baik, gimana??” di tolak gak apa-apa kan???”. Hmm, pertanyaan itu mampu menohok sang ketua bem, bingung menjawabnya, lalu, beliau hanya bilang, “nanti saya tanyakan bapak saya dulu ya”. hehehe.... ^^
Aneh, itulah keanehannya,ditambah lagi, ketika, tiba-tiba ada kunjungan dari sekretaris umumnya bem, yang baru aja lulus, serentak, semuanya bahagia melihat beliau, apalagi, mbak yang satu ini dikenal lemah lembut dan childish, dan dikabarkan, sudah dikhitbah ikhwan, tinggal menunggu un dangan, hehehe, hmm, semuanya jadi bahan bercandaan, mbak yang satu ini, dengan cara khas bicaranya yang masih sangat imut, Cuma bilang, “wah pertanyaan-pertanyaan kalian berat”... (i don’t know, aneh banget dah mbak yang satu ini...)
Kejadian teraneh hari ini, dijadwalkan akan ada rapat antar lembaga di bem sore ini jam setengah empat, tapi, entah kenapa, yang hadir baru satu lembaga, sampai dengan jam setengah lima, sungguh terlalu. Dan ternyata, setelah capek menunggu, ada teman 2009,yang akan rapat diver di bem jam lima, dikirain dia ikut rapat antar lembaga , ternyata bukan, hal itu, membuat sang ketua bem, inget, untuk mengecek surat undangan, takut kalau salah nulis jam di undangan. Dan ternyata. Ehm---ehmm---, “masyaallah, lihat, masa di undangan ditulis, hari, tanggal, senin, 10 November 2099, masyaallah, gimana, ni pada mau dateng??? Pantes dari tadi ditunggu pada gak ad yang dateng, ternyata....” semua yang ada di bem, langsung tertawa geli, wuaduh-wuaduh, ternyata, anak ilkom (ass.sekre bem), nulis undangan bisa salah juga ya...ckckckcck.. dan ternyata, ketua bem, bisa gak teliti juga ya??? padahal biasanya , sangat teliti, salah satu huruf aja, di coret, apalagi nomer surat, ckckckck... ternyata....
_alone with luph_
@kos BBS,evening
091109/2019
UGM juara di kontes robot
Tim Go-Black yang mewakili Universitas Gadjah Mada meraih juara ketiga dalam Aerial Indoor Robot Contest kategori perguruan tinggi, kontes robot terbang dengan misi pemantauan dalam ruangan. Pencapaian ini cukup membanggakan mengingat UGM baru pertama kali mengikuti kontes tersebut.
Juara pertama dan kedua Indonesian Indoor Aerial Robot Contest (IIARC) diraih Tim Big Butterfly (Universitas Kristen Maranatha) dan Underground (Institut Teknologi Bandung). Kontes yang sudah dua kali ini, diselenggarakan Fakulas Teknik Mesin dan Dirgantara bersama Keluarga Mahasiswa Teknik Penerbangan ITB.
Tim Go-Black UGM beranggotakan Pidar Febriaji, Fredy Darmawan, Prima Ardiyanto, dan Lambang Wicaksono yang semuanya mahasiswa Program Studi Elektronika dan Instrumentasi. Mereka membuat pesawat mini dengan bahan stereoform dengan dimensi bentang sayap 64 cm, dan panjang badan 40 cm. Pesawat mengusung mesin brushless dengan tenaga penggerak baterai lithium tiga sel. Kecepatan maksimal pesawat 5 meter per detik.
Berat pesawat itu hanya 115 gram, dan setelah dipasangi kamera mini, beratnya menjadi 130 gram. Dalam IIARC, berat pesawat memang dibatasi maksimal 150 gram.
Pesawat buatan Tim Go-Black memiliki keunikan sayap yang berbentuk multi dehidral, yakni pada kedua ujungnya dibuat melengkung sedikit ke atas.
Menurut Lambang, model multidehidral membuat pesawat terbang stabil. "Jika posisi pesawat agak miring dan sedikit oleng karena terpaan angin, dua ujung sayap akan saling mengoreksi sehingga posisi pesawat stabil kembali," kata Lambang, Jumat (16/10).
IAARC dilaksanakan 11-12 Oktober lalu, dan diikuti 14 tim. Pada hari pertama peserta melaksanakan sesi presentasi dan validasi. Saat presentasi, peserta menjelaskan desain dan keunikan pesawat. Sedangkan saat sesi validasi, ketahanan pesawat diuji saat motor dijalankan maksimal. Adapun pada hari kedua dilakukan sesi terbang. Pesawat-pesawat mini ini dikendalikan dengan remote control.
Saat sesi validasi, baling-baling pesawat Tim Go-Black sempat terlepas, sedangkan saat sesi terbang, sayap pesawat pun sempat patah. Namun Go-Black berhasil menyelesaikan lomba walau harus puas di tempat ketiga. Menurut Pidar, pesawat timnya bisa bersaing secara desain, dan hanya kurang maksimal saat sesi terbang.
"Persiapan kami sepertinya terlalu mepet, hanya dua minggu. Sepekan di antaranya untuk berlatih menerbangkan pesawat, terutama bermanuver. Waktu sepekan, jelas kurang. Tim-tim lain sudah menyiapkan diri berbulan-bulan. Namun pencapaian ini sedikit banyak memberi kami gambaran jika nanti berlaga di IIARC mendatang," papar Pidar.
Lambang menambahkan, pesawat timnya merupakan prototipe, dalam arti bisa dibuat dengan dimensi ukuran lebih besar. Jika ukuran dan bahan lebih berat, pesawat bisa tahan terpaan angin dan dipakai untuk misi pengintaian di udara terbuka, seperti memantau arus lalu lintas, mengamati obyek tertentu dari udara, dan mengamati areal perkebunan. "Tapi kalau ukuran pesawat kecil seperti yang kami buat, hanya bisa digunakan di area terbatas, misal di lingkungan fakultas," katanya.
-from kompas_ ^^
belajar dari dasar
1. ALAT UKUR DAN SIMULASI ELEKTRONIK
Di dalam rangkaian elektronik terdapat dua buah besaran dasar yang menjadi perhatian yaitu tegangan (di simbolkan V dalam volt) dan arus (disimbolkan i,dalam amper). Di sisi lain ke dua besaran tersebut akn berkaitan dengan jenis gelombang yang menyertainya AC (Alternating Current) yaitu arus dan tegangan bolak-balik atau DC (Dirrect Current) yaitu arus dan tegangan searah.
Untuk dapat mengetahui karakteristik dari ke dua besaran tersebut diperlukan sebuah alat yang dikenal dengan osiloskop (Osciloscope). Dengan kata lain sebagai alat ukur osiloskop ini dapat menunjukkan besaran/harga berbagai bentuk gelombang dalam tegangan puncak ke puncak (volt , pp atau peak to peak), cacat (distortion meter), frekuensi, fasa, waktu dan tegangan puncak ke puncak untuk gelombang kompleks.
Sedangkan peralatan elektronik lain yang dapat digunakan untuk mengukur besaran arus, tegangan dan ohmmeter adalah multimeter. Di pasaran terdapat dua jenis multimeter yaitu multimeter digital dan multimeter jarum.
Seringkali di dalam praktek untuk menguji & menganalisa sebuah rangkaian elektronik diperlukan sebuah sumber yang mempunyai karakteristik gelombang tertentu untuk mengetahui watak dari sistem tersebut. Untuk itu dibutuhkan sebuah peralatan yang dapat menghasilkan beraneka macam jenis gelombang dengan besaran tertentu. Alat penghsil gelombang tersebut dikenal dengan function generator.

